|
|
 |
|
| Berita /
Event |
|
| Tiga Lukisan Auly Kastari Dikoleksi oleh Menteri Perdagangan | | Oleh redaksi |
| Minggu, 03-Mei-2009, 11:08:40 |
536 klik |
 |
 |
|
|
Kedatangan Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu yang akhirnya datang pada Sabtu sore kemarin membawa berkah tersendiri bagi para pelukis yang membuka stan di Pasar Seni Lukis Indonesia 2009. Beberapa di antara mereka, karyanya diminati dan akhirnya dikoleksi oleh menteri perempuan yang dikenal juga sebagai ekonom tersebut. Auly Kastari dengan lukisan berjudul “A Wishful Giving” (120 x 150 cm-oil on canvas) diminati oleh beliau dan akhirnya menjadi salah satu koleksi dari menteri yang menjadi tokoh intelektual di balik tumbuhnya perhatian pemerintah terhadap industri kreatif tersebut. Selain itu beliau juga mengoleksi lukisan palet yang menggambarkan keramaian pasar (75 x 90 cm - oil on canvas).
|
|
|
 |
| Klik untuk melihat foto lainnya... |
|
Menteri Perdagangan yang disertai oleh rombongan pejabat teras Departemen Perdagangan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur merapat ke Balai Pemuda Surabaya ketika sore hampir menjelang. Rombongan menteri berkeliling ke satu per satu stan yang berjumlah ratusan lebih dan menteri menyaksikan sendiri bagaimana pelukis Indonesia menuangkan ide kreatif mereka dalam selembar kanvas. Salah satunya adalah lukisan “A Wishful Giving” karya Auly Kastari yang benar-benar membuatnya jatuh cinta. “Saya suka ini,” ujarnya singkat ketika terpukau melihat narasi grafis berupa seorang nenek yang berpose menyuap dari piring tersebut. Dialog kemudian terjadi antara Auly Kastari dengan Marie Elka Pangestu.
Kastari kemudian sedikit memberikan gambaran jika lukisan tersebut memang disentuh dengan sebuah humanitas. “Saya ingin bercerita tentang sebuah pengharapan, pengharapan yang hadir lewat pemberian,” tuturnya. Mengenai sosok perempuan tua yang dipilih untuk menarasikannya, Kastari menjawab singkat. “Sebab kebijaksanaan terkadang hanya kita temukan dari sosok tua yang sudah paripurna menjalani fase-fase kehidupan,” tambahnya.
Memang bukan kali pertama lukisan Auly Kastari menjadi koleksi figur penting di negeri ini. Tetapi, ekstase yang ditimbulkan ketika lukisannya diapresiasi oleh Menteri Perdagangan diakui Kastari merupakan momen tersendiri yang membahagiakan eksistensinya sebagai seorang pelukis. “Saya benar-benar hadir menjadi pelukis ketika lukisan saya diapresiasi dengan sangat baik oleh figur yang memang saya dedikasikan untuk bisa menangkap narasi saya,” ujarnya jujur. Bagi Kastari, pengharapan harus tetap menjadi napas utama bagi para pengambil kebijakan di negeri ini. “Tanpa pengharapan mustahil semuanya akan berjalan sesuai dengan impian kita semua,” tambahnya.
Yang lebih membanggakan lagi adalah lukisan kontemporer Auly Kastari dengan judul “Always a New Day” (150 x 200 cm-oil on canvas) juga langsung dikoleksi oleh Marie. Lukisan kontemporer dengan narasi grafis berupa daun teratai kering menggulung dengan warna hijau tersebut menjadi salah satu pembuktian rekam jejak Kastari di dunia seni lukis kontemporer yang baru saja ditekuninya. Kastari ingin berbagi inspirasi mengenai pentingnya memahami makna pembelajaran yang menjadi esensi dari eksistensi manusia. Melalui belajar inilah yang membuat manusia selalu menjadi pribadi yang baru, mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Persis seperti daun teratai yang dilukiskan dalam semarak kehijauan dengan grafis kontras berupa kuncup teratai di sampingnya.
Rekam jejak membanggakan ini tentu saja tidak hanya membuat Auly Kastari sendiri saja yang berbangga. Kastari yang saat ini tergabung dalam pendampingan manajerial Semarang Art Site membuktikan jika sentuhan profesional dalam berkarya lukis dibutuhkan di tengah kompetisi karya kreatif yang tumbuh akseleratif. Semarang Art Site yang langsung didampingi oleh iLik sAs ini lebih berfokus pada pemberdayaan dan optimalisasi potensi yang dimiliki oleh setiap pelukis yang bergabung. “Salah satu potensi yang langsung bisa menjadi sebuah fenomena di tengah dunia seni lukis tentu saja Auly Kastari yang hari ini sudah membuktikan keberadaannya menjadi makin mapan,” ujar iLik sAs yang langsung mendampingi Kastari ketika berinteraksi dengan Marie Elka. Dengan dukungan manajemen yang memiliki reputasi panjang di dunia desain grafis dan pengelolaan citra ini, Auly Kastari makin yakin dirinya mampu menggoreskan warna apik dalam seni lukis Indonesia. “Semoga ini menjadi awal yang indah untuk kita semua,” tutur Kastari menutup perbincangan.
|
| |
|
|
|
|
 |
| Bikin Web ? | Tersedia paket gampang dan murah, hubungi 024-33136913
|
|
|