Google    
Halaman Depan
About Auly Kastari
Rubrik
Gallery


Indah Pada Waktunya
150 x 200. Oil on Canvas

Who's Online ?
Selamat Datang Tamu !
Tamu online : 4

Tidak ada Anggota Online.


Online Hari ini : 13
Online Bulan ini : 268
Total Hits : 48319
Agenda Spesial
Invitation
Pameran Tunggal "METAMORFOSIS"
23 Juli - 3 Agustus 2009
Invitation
Berita / Perspektif
CATATAN DARI SANGGAR
Cogito Ergo Sum
Oleh redaksi
Sabtu, 18-April-2009, 12:31:28 361 klik Send this story to a friend Printable Version
Menangkap itu semua tentu saja membutuhkan sebuah kepekaan tersendiri. Rekaman itu hanya akan tergambar ketika kita mendasari semuanya dengan kerisauan. Kerisauan memang merupakan pintu awal dari proses berpikir. Hanya dari seseorang yang risau, sesuatu yang besar akan muncul. Dari kerisauan itu juga sebuah proses kreativitas bermula.
Berpikirlah maka engkau akan ada,

Manusia diberi hadiah terbesar Tuhan yaitu akal dan pikir untuk menyempurnakan keberadaannya sebagai makhluk yang paling sempurna di antara semua ciptaan Tuhan yang ada di semesta ini. Manusia juga diberi tugas mulia untuk mengeksplorasi seluruh isi semesta ini untuk meningkatkan derajat kehidupan mereka.

Ketika manusia mulai berpikir maka hakikat kehidupan itu mulai ada. Mengeksplorasi semesta ini seakan tidak akan pernah habisnya. Kehidupan kita hari ini yang tidak bisa lepas dari teknologi informasi, rekayasa genetika yang kian menggila, dan berbagai penemuan obat atas penyakit-penyakit yang pada peradaban sebelumnya dianggap mematikan. Semuanya adalah produk eksplorasi kita. Eksplorasi yang didasarkan atas filosofi : berpikirlah maka engkau akan ada.

Namun, manusia bukanlah manusia yang selalu penuh dengan kesempurnaan. Di balik teknologi informasi yang semakin menggila ada miliaran metrik ton sampah silikon yang harus terbuang bersama dengan perkembangan berbagai piranti teknologi informasi. Rekayasa genetika yang kita lakukan terhadap berbagai produk pangan membuat kita hari-hari belakangan ini tubuh kita semakin akrab dengan penyimpangan sel yang kita kenal sebagai kanker. Hidup kita juga semakin akrab dengan berbagai penyakit yang tak hanya membuat mati dalam sekejap tetapi juga menggerogoti usia kita dalam jangka waktu yang panjang, menggerus daya tahan tubuh hingga kita tak berdaya lagi. Jika mau jujur, hari-hari ini kualitas kehidupan kita pasti akan sangat buruk bila dibandingkan dengan kualitas kehidupan generasi sebelumnya. Masalah sosial yang semakin pelik, daya dukung lingkungan yang terus merosot, dan kebiasaan hidup kita yang semakin tidak sehat adalah alasannya.

Ya, Tuhan memang menciptakan segalanya dalam dua kutub. Bipolar. Eksplorasi kita terhadap apapun selalu akan diikuti oleh kutub berikutnya yang bisa jadi merupakan sisi kontra dari hasil eksplorasi kita. Eksplorasi atas kehidupan selain menghasilkan sebuah simfoni keharmonisan tentu juga akan menghasilkan sebuah disharmoni yang akrab dengan diskontinuitas. Perkembangan pola pikir yang berorientasi pada satu jender tertentu akan menghasilkan represi sekaligus perlawanan.

Menangkap itu semua tentu saja membutuhkan sebuah kepekaan tersendiri. Rekaman itu hanya akan tergambar ketika kita mendasari semuanya dengan kerisauan. Kerisauan memang merupakan pintu awal dari proses berpikir. Hanya dari seseorang yang risau, sesuatu yang besar akan muncul. Dari kerisauan itu juga sebuah proses kreativitas bermula. Risau akan kehidupan ini, risau akan disharmoni dalam susunan sosial, dan risau akan masa depan tentu saja sangat bisa dituangkan dalam sebuah ruang bentuk bernama lukisan.

Inilah sebuah eksplorasi terbaru seorang Auly Kastari. Eksplorasi atas sisi lain kehidupan dan disharmoni relasi figur perempuan. Eksplorasi kehidupan digambarkannya dengan penggambaran teratai dan disharmoni figur dinyatakan dalam gambar-gambar bernuansa kritik. Hiduplah dalam sebuah simfoni harmonis, itulah cerita panjang yang mungkin tidak akan pernah habisnya dikupas. Seperti sajian karya Auly Kastari yang tidak akan pernah habis dinyatakan dalam kata karena menyimpan berjuta makna. Selamat menikmati!

 
Berita Perspektif Lainnya
.METAMORFOSIS:
Sebuah Pencarian Auly Kastari
.CATATAN DARI SURABAYA
Berkah Kolaborasi (1)
Polling
Metode melukis yang disukai ?
cat minyak/kanvas
cat akrilik/kanvas
cat air/kertas
crayon/kertas
lainnya

Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 36
Bikin Web ?
Tersedia paket gampang dan murah, hubungi 024-33136913
Event
INVITATION:
Pameran Tunggal Auly Kastari

Auly Kastari kembali mengelar Pameran Tunggalnya yang bertema "METAMORFOSIS" bertempat di ALCATRAZ Gallery Resto Semarang. Pameran Tunggal Seni Rupa i... lanjut »
Auly Kastari Siapkan Pameran Tunggal
Pada bulan Juli ini—bila tidak ada aral melintang—Auly Kastari akan menggelar pameran tunggal di Alcatraz Gallery Resto. Pameran tunggal yang direncan... lanjut »
Lukisan Kastari Dibeli oleh Kolektor Ekspatriat
Tiga Lukisan Auly Kastari Dikoleksi oleh Menteri Perdagangan
In Action
Auly Kastari Bersiap ke Pasar Seni Lukis Surabaya
Mengulang partisipasinya pada tahun lalu, Auly Kastari tahun ini kembali menggelar karyanya di Pasar Seni Lukis Surabaya. Bila tahun lalu Auly Kastari... lanjut »
Selarik Pesan untuk Sahabat
Kepada Pak Auly : Jadikan Mereka Pelukis Bermental Wirausaha

Kemandirian, semangat inovasi, dan tingkat kompetisi yang terbilang tinggi itulah yang saya pandang jika menjadi pelukis tak ubahnya adalah memasuki... lanjut »
Ketika Auly Kastari Menggelar Sanggar
Lomba Lukisan Perjalanan Ceng Ho
Melukis Bapak Ir.Ciputra
Jejaring
Sanggar Lukis Auly Kastari Disinggahi Garin Nugroho
Pasar Seni Lukis Indonesia 2009 yang baru saja usai menyisakan beragam pengalaman yang sangat penting untuk bisa dijadikan proses belajar berkesinambu... lanjut »
Karya
Paradoks Hari Ini

Kehidupan adalah sebuah paradoks. Dibalik ketentraman yang menjadi cita-cita kehidupan, selalu tersimpan sebentuk kekerasan. Inilah sebuah paradoks el... lanjut »
Female in Satire #2

"Female in Satire #2" - Dalam sebuah epik kehidupan, perempuan adalah entitas yang diposisikan dalam sebuah pose yang satir: dinanti tetapi hanya untu... lanjut »
Female in Satire #1
COLOURS IN ONE VISION
ONE IN A MILLION
Perspektif
METAMORFOSIS:
Sebuah Pencarian Auly Kastari

Metamorfosis bukan hal yang aneh. Proses bertransformasi dari satu bentuk ke bentuk lainnya tidak hanya monopoli kelompok serangga yang mengalami me... lanjut »
CATATAN DARI SURABAYA
Berkah Kolaborasi (1)


Catatan ini ku tulis ketika aku mendapati diriku bersama dengan sahabat-sahabat baru dalam proses memamerkan karya rupaku di Pasar Seni Lukis Indonesi... lanjut »
CATATAN DARI SANGGAR
Cogito Ergo Sum

On Media
Perupa Fotogenik
AULY KASTARI, itulah namanya. Perupa adalah pekerjaannya. "Sebagai pelukis, dia fotogenik." Begitulah sepenggal SMS dari Tubagus P Svarajati, pengel... lanjut »
Bursa Lukisan untuk Siapkan Pameran
SEMARANG-Ada sesuatu yang berbeda dari biasanya di Hotel Grasia Semarang, mulai Sabtu (5/3) malam hingga 31 Maret. Pada lobi hotel di Jalan Jenderal... lanjut »
Pameran Asal Auly Kastari
Ciputra Minta Dilukis Tiga Perupa
On Media
Perupa Fotogenik
AULY KASTARI, itulah namanya. Perupa adalah pekerjaannya. "Sebagai pelukis, dia fotogenik." Begitulah sepenggal SMS dari Tubagus P Svarajati, pengel... lanjut »
Bursa Lukisan untuk Siapkan Pameran
SEMARANG-Ada sesuatu yang berbeda dari biasanya di Hotel Grasia Semarang, mulai Sabtu (5/3) malam hingga 31 Maret. Pada lobi hotel di Jalan Jenderal... lanjut »
Pameran Asal Auly Kastari
Ciputra Minta Dilukis Tiga Perupa
Tema : Sederhana | Supported by