|
|
 |
|
| Berita /
In Action |
|
Selarik Pesan untuk Sahabat Kepada Pak Auly : Jadikan Mereka Pelukis Bermental Wirausaha | | Oleh redaksi |
| Jumat, 17-April-2009, 16:04:29 |
365 klik |
 |
 |
|
|
Kemandirian, semangat inovasi, dan tingkat kompetisi yang terbilang
tinggi itulah yang saya pandang jika menjadi pelukis tak ubahnya adalah
memasuki dunia kewirausahaan. Dunia kewirausahaan yang menuangkan ruang
dan bentuk dalam kanvas tentu saja. Terlebih lagi, ini tidak jauh
beranjak dari dunia desain grafis yang selama ini menjadi titik
perhatian utama Pendidikan Wiramuda dan JRU.
|
|
|
Perjumpaan saya dengan Pak Auly Kastari tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Ranah kewirausahaan yang saya jalani selama ini bisa dibilang agak berjarak dengan dunia lukis bila ingin selalu memandang disparitas di antara keduanya. Perjalanan Jaringan RumahUSAHA-lah yang membawa saya akhirnya bisa berkarib dengan profil luar biasa satu ini. Keakraban inilah yang kemudian menjadikan saya juga “menitipkan” dua orang Wiramuda bersama dengan beliau untuk menjelajah dunia kesenirupaan.
Wiramuda menjadi pelukis? Bukannya mereka didesain untuk menjadi wirausaha? Ya, pertanyaan seperti itu yang banyak dialamatkan kepada saya ketika ada beberapa kawan Pamong menemukan beberapa Wiramuda memiliki minat menjadi seorang perupa. Tak ada salahnya bukan? Bukankah seorang pelukis pada hakikatnya adalah wirausaha juga? Mereka adalah pekerja mandiri yang harus selalu berkembang dan bergulat jika ingin tetap eksis di dunia seni rupa yang semakin kompetitif.
Kemandirian, semangat inovasi, dan tingkat kompetisi yang terbilang tinggi itulah yang saya pandang jika menjadi pelukis tak ubahnya adalah memasuki dunia kewirausahaan. Dunia kewirausahaan yang menuangkan ruang dan bentuk dalam kanvas tentu saja. Terlebih lagi, ini tidak jauh beranjak dari dunia desain grafis yang selama ini menjadi titik perhatian utama Pendidikan Wiramuda dan JRU. Jadi, tidak salah bukan jika kemudian ada dua Wiramuda kami belajar berkarya bersama dengan Auly Kastari untuk menjadi seorang pelukis?
Tentu saja saya tidak mengharapkan mereka menjadi pelukis kebanyakan. Mereka harus menjadi pelukis yang bermental wirausaha. Pelukis yang mampu memberikan nilai tambah bagi dirinya, penikmat karyanya, dan sesamanya. Jika perlu, satu waktu nantinya mereka juga tidak perlu mengerjakan seluruh lukisannya sendiri. Buatlah produk lukisan itu layaknya sebuah benda yang bisa dikerjakan banyak orang di bagian-bagian dasarnya. Pencarian inspirasi awal, latar dasar yang umumnya masih merupakan goresan dasar, serta mengelola “pemasaran” lukisan tersebut agar bisa terus meningkat secara nilai.
Bukan tak mungkin dari 12 Wiramuda akan tercipta seorang maestro yang bisa memberikan lapangan usaha bagi belasan atau bahkan ratusan orang yang membantunya menggerakkan roda “bisnis lukisan”. Semoga angan ini bukan hanya sekadar impian kosong. Saya yakin mentalitas kewirausahaan yang kami bekalkan kepada seluruh Wiramuda akan membuat semua ini menjadi sebuah kenyataan.
Ya, semoga ini semua menjadi kenyataan tentu saja dengan kontribusi terbaik dari sahabat saya yang satu ini, sang pelukis Indonesia, Auly Kastari.
|
| |
|
|
|
|
 |
| Bikin Web ? | Tersedia paket gampang dan murah, hubungi 024-33136913
|
|
|